Amalkandoa di atas dan manfaatkan nama Allah Al-Hayyu Al-Qayyum ketika kita memanjatkan do'a. Moga Allah mengabulkan setiap do'a kita. Aamiin, Ya Mujibas Sa-ilin. Bersambung lagi insya Allah masih dalam tema nama Allah Al-Hayyu Al-Qayyum. Referensi: Fiqh Al-Ad'iyyah wa Al-Adzkar. Cetakan pertama, tahun 1426 H. Syaikh 'Abdurrazaq bin
SubhanallahTernyata Doa Cepat Dikabulkan Dengan Wasilah Ya Hayyu Ya Qayyum. Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits wa ash-lihlii syanii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ainin abadan artinya. La ilaha illa Anta subhanaka inna kunna minaz zhalimin. Al Hayyu dan Al Qayyum merupakan asmaul Husna yaitu nama-nama Allah yang indah
Thenhe asks Allah to rectify his affairs and grant him well-being, as he says: " aslih li shani kullahu (rectify all my affairs)", meaning: all my affairs, in my household, my family, my neighbours, my friends, my work, my study, my soul, my heart and my health. In all things having to do with me, guide me, O Lord, to the right path and
LaIlaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minaz Zalimin | Dua Yunus Tabeeh | Du'a Answers Every Prayer 10 x Tabeeh Astaghfir ullah-alladhi la ilaha illa Huwal-Haiyul-Qayyumu, wa atubu ilaihi | Dua Subhanallahi Wa Bihamdihi Subhanallahil Azeem | Dhikr | 10X Dua for Forgiveness 3rd Kalima in Arabic with English Translation 1st Kalima Tayyab.
Nafsis an Arabic word (cognate of the Hebrew word "Nefesh" נפש) which occurs in the Qur'an and means self, psyche, [1] ego or soul.In its unrefined state, "the ego (nafs) is the lowest dimension of man's inward existence, his animal and satanic nature." [2] Nafs is an important concept in the Islamic tradition, especially within Sufism and.
Taymiyyawhich his student Muhammad b. al-Qayyim (Allah have mercy on both of them) relates in two of his books: Madarij al-Salikin and Tariq al-Hijratayn, in which he says that reciting "Ya Hayyu Ya Qayyum, la ilaha illa ant " every day 40 times after praying the Sunnah of Fajr and before the Fard "revives the heart" and "has an
Dlsso. Hati nurani yang hidup menjadi guru penuntun perbuatan manusia. Hati nurani yang mati, membuat manusia lebih mengedepankan penggunaan akal. Apabila akal menjadi penguasa satu-satunya, manusia cenderung tidak bijaksana. Nafsu, ego dan keinginanlah yang akan dominan dan kepentingan orang lain akan hidupkanlah hati nurani. Masalahnya, tidak mudah menghidupkan hati nurani–yang merupakan tempat Tuhan memberikan pengajaran kepada setiap manusia. Perlu tekad/niat yang kuat serta latihan. Latihan yang biasa saya jalankan adalah LAKUKAN PERBUATAN YANG TIDAK KAMU SENANGI. DAN JANGAN LAKUKAN PERBUATAN YANG CENDERUNG KAMU Saat saya ingin keluar rumah, maka saya malah sengaja melawan keinginan tersebut dan tidak keluar rumah. Saat saya ingin tidur karena mengantuk, maka saya justeru melawannya dengan sholat. Saat dompet saya sedang kosong, maka saya justeru menyumbangkan sedikit uang yang ada untuk orang fakir laku tirakat sebenarnya adalah PENGENDALIAN DIRI. Yaitu mampu tidak mengutamakan diri sendiri yang diliputi oleh NAFSU, EGO dan KEINGINAN. Namun lebih mengutamakan orang lain, mengutamakan kepentingan masyarakat, mengutamakan kepentingan Tuhan Yang Maha Kuasa. Para nabi/rasul/utusan Tuhan adalah contoh yang sangat baik bagaimana mereka yang mampu MENGENDALIKAN/ MENGALAHKAN/ MENUNDUKKAN kepentingan diri sendiri dan mengutamakan UMAT/ MASYARAKAT/ ORANG LAIN. Sehingga hidupnya MEMBAWA BANYAK MANFAAT untuk sesama. Suka menolong dan membantu makhluk-Nya yang menderita, lemah, tersingkir, tidak amal kebajikan ini telah menjadi bagian utama laku syariat perbuatan kita, maka itulah saat kita bermakrifat yakni diri sendiri sudah ditundukkan, dan diri-Nya yang akan hadir. Gusti Allah akan manunggal di dalam “aku” kita. Allah menjadi tangan, kaki, mulut, telinga dan seluruh perbuatan kita adalah ini ada kiat untuk menghidupkan mata hati. Al Kattani, seorang sufi berkata Aku bermimpi bertemu Rasulullah SAW dan aku memohon padanya, berdoalah kepada Allah agar DIA tidak mematikan hatiku. Rasulullah bersabda; ucapkan EMPAT PULUH SATU KALI SETIAP HARI, YA HAYYU YA QAYYUM LAA ILAAHA ILLA ANTA, maka Allah akan menghidupkan Yazid al Bisthamu meriwayatkan aku bermimpi bertemu dengan Allah SWT, lantas aku bertanya kepada-Nya Bagaimana aku menempuh jalan kepada-MU? Allah berfirman TINGGALKAN DIRIMU DAN KEMARILAH”
ya hayyu ya qayyum la ilaha illa anta